{"id":723,"date":"2021-01-02T12:29:49","date_gmt":"2021-01-02T12:29:49","guid":{"rendered":"https:\/\/travela.id\/?p=723"},"modified":"2021-01-02T12:29:52","modified_gmt":"2021-01-02T12:29:52","slug":"aturan-terbaru-perjalanan-udara-dari-luar-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/travela.id\/?p=723","title":{"rendered":"Aturan Terbaru Perjalanan Udara dari Luar Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pemerintah Republik Indonesia menerapkan aturan terbaru perjalanan udara dari luar Indonesia seiring adanya varian baru COVID-19 dari Inggris.<\/h3>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Aturan perjalanan udara terbaru ini menjadi pelengkap larangan masuknya Warga Negara Asing (WNA) ke Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagaimana diungkapkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, pemerintah menutup akses masuknya WNA dari semua negara.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Menutup sementara dari tanggal 1 sampai 14 Januari 2021 masuknya warga negara asing atau WNA dari semua negara ke Indonesia,&#8221; kata Retno saat konferensi pers pada Senin (28\/12\/2020).<\/p>\n\n\n\n<p>Dikutip dari Kompas.com berikut aturan lengkap terbaru untuk perjalanan udara dari luar Indonesia :<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Periode larangan<\/h4>\n\n\n\n<p>Larangan masuk WNA ke Indonesia itu diberlakukan selama dua minggu, yakni 1-14 Januari 2021.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi WNA yang yang akan tiba di Indonesia sejak 28-31 Desember 2020, diberlakukan aturan sesuai ketentuan dalam adendum Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 3 Tahun 2020.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Ada pengecualian<\/h4>\n\n\n\n<p>&nbsp;Larangan tersebut memiliki pengecualian.<\/p>\n\n\n\n<p>Khusus untuk kunjungan setingkat menteri atau jabatan di atasnya, juga untuk WNA pemegang visa diplomatik dan visa dinas masih bisa masuk ke Indonesia dalam periode tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&#8220;Penutupan sementara perjalanan WNA ke Indonesia dikecualikan bagi kunjungan resmi pejabat setingkat menteri ke atas dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat,&#8221; terang Retno.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020, tertera para pelaku perjalanan WNA dari luar negeri yang dikecualikan adalah pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada pula pengecualian bagi pemegang kartu izin tinggal terbatas (KITAS) dan kartu izin tinggal tetap (KITAP).<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/travela.id\/?p=703\">Daerah di Indonesia yang Wajibkan Rapid Test Antigen \/ Swab PCR<\/a><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Wajib RT-PCR.<\/h4>\n\n\n\n<p>Seperti tertera dalam SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 3 Tahun 2020, pelaku perjalanan WNA dan WNI dari Eropa dan Australia yang masuk Indonesia, baik langsung ataupun transit di negara asing, harus menunjukkan hasil negatif melakui tes RT-PCR di negara asal.<\/p>\n\n\n\n<p>Tes itu berlaku maksimal 2&#215;24 jam sebelum keberangkatan dan dilampirkan saat pemeriksaan kesehatan atau e-HAC Internasional Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Tes Ulang RT-PCR.<\/h4>\n\n\n\n<p>Selain menyertakan bukti hasil negatif RT-PCR yang dilakukan di negara asal, WNA dan WNI juga harus melakukan tes ulang RT-PCR pada saat kedatangan di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika hasil pemeriksaan ulang RT-PCR pada saat kedatangan dinyatakan negatif, maka pelaku perjalanan wajib melakukan karantina.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara jika hasilnya positif, maka pelaku perjalanan langsung dirawat di rumah sakit untuk WNI dengan biaya ditanggung pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara untuk WNA, biaya ditanggung mandiri.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">5. Ada karantina.<\/h4>\n\n\n\n<p>&nbsp;Tak hanya wajib melampirkan hasil tes negatif RT-PCR, pelaku perjalanan juga wajib melakukan karantina.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk WNI melakukan karantina selama 5 hari terhitung sejak tanggal kedatangan di tempat akomodasi karantina khusus yang sudah disediakan pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara untuk WNA, mereka wajib melakukan karantina mandiri di hotel yang telah ditentukan oleh pemerintah dengan biaya mandiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun untuk kepala perwakilan asing dan keluarga yang bertugas di Indonesia, mereka dapat melakukan karantina mandiri di kediaman masing-masing selama 5 hari.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">6. Tes lagi setelah karantina.<\/h4>\n\n\n\n<p>Setelah karantina 5 hari terhitung sejak tanggal kedatangan bagi WNI dan WNA, akan dilakukan pemeriksaan ulang RT-PCR.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika hasilnya negatif, maka WNI dan WNA diperkenankan kembali melanjutkan perjalanan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika masih positif, maka WNI dan WNA tersebut masih tetap harus dirawat di rumah sakit.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Feature Image Source \u00a9Pixabay \/ Jan Va\u0161ek<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah Republik Indonesia menerapkan aturan terbaru perjalanan udara dari luar Indonesia seiring adanya varian baru COVID-19 dari&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":722,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[583,584,585,75],"class_list":["post-723","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-aturan-perjalanan-udara","tag-aturan-perjalanan-udara-dari-luar-negeri","tag-aturan-perjalanan-udara-ke-indonesia","tag-covid-19"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/travela.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/aturan-wna.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/travela.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/723","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/travela.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/travela.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/travela.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/travela.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=723"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/travela.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/723\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":724,"href":"https:\/\/travela.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/723\/revisions\/724"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/travela.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/722"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/travela.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=723"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/travela.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=723"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/travela.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=723"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}